Senin, 27 Mei 2019

10 Tips Efektif untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi


Turunkan tekanan darah bukan pekerjaan yang tidak mungkin, itu dapat menghindarkan permasalahan dan mengobatinya. Tekanan darah tinggi, dimaksud "silent killer" ialah permasalahan besar yang berkaitan erat dengan penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, kecacatan dan kematian awal. 

Di sini, kami ingin mengutamakan jika turunkan tekanan darah bukan pekerjaan yang tidak mungkin.Terdapat beberapa langkah dimana tekanan darah bisa dikurangi, umumnya fokus pada dua langkah penting: merubah gaya hidup dan penyembuhan.

Berikut tips paling baik untuk turunkan tekanan darah tinggi dengan efektif: 

1. Ganti gaya hidup 
Penurunan berat badan membantu menahan perkembangan tekanan darah tinggi, kurangi tekanan darah, tingkatkan efektivitas obat penurun darah dan dengan begitu kurangi jumlah obat yang perlu dikonsumsi. 
Tidak hanya penurunan berat badan, lingkar pinggang harus dibarengi, ruang yang direferensikan untuk pria ialah kurang dari 102 cm dan untuk wanita kurang dari 88 cm. 

2. Berhenti merokok 
Pemberhentian merokok selekasnya dan berhenti merokok pasif mempunyai hasil yang efektif untuk kurangi tekanan darah Nikotin dalam tembakau dan produk-produknya ke arah pada penambahan selekasnya tekanan darah dan memengaruhi sampai satu jam sesudah merokok. 

3. Diet yang pas 
Ini membantu buat menjaga diet spesial dan pas untuk turunkan tekanan darah, khususnya diet DASH untuk turunkan tekanan darah (DASH). 

Diet itu mencakup makanan tinggi serat makanan, termasuk juga buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, dan pengurangan terus-terusan lemak jemu dan cholesterol pada makanan. 

4. Kurangi kandungan natrium 
Kurangi jumlahnya natrium (garam) pada makanan hingga tingkat mengonsumsi maximum buat mereka yang menanggung derita tekanan darah tinggi ialah 1500 mg satu hari penting. 

Untuk orang yang tidak mempunyai tekanan darah tinggi, tingkat mengonsumsi maximum ialah 2.300 mg /hari (satu sendok teh garam). 

5. Olahraga 
Kegiatan fisik harus dikerjakan sepanjang 1/2 jam sampai satu jam satu hari, sejumlah besar hari dalam satu minggu. 

Dampak kegiatan fisik pada turunkan tekanan darah cepat, dan buat orang yang belum olahraga awalnya bisa dilihat datang dalam beberapa minggu. Lebih disenangi untuk mengoordinasikan program kursus dengan otoritas medis spesial. 

6. Jauhi atau kurangi alkohol 
Batasi mengonsumsi alkohol oleh secangkir /hari untuk wanita dan dua untuk pria. Buat orang yang memakai alkohol, jumlahnya yang imbang bisa menolong turunkan tekanan darah. 

Buat orang yang belum minum alkohol awalnya, efek mengonsumsi alkohol menguasai faedahnya, hingga dianjurkan tidak untuk mulai konsumsi alkohol. 

7. Kurangi cafein 
Walau peranan cafein dalam tekanan darah belum diyakinkan, ialah mungkin untuk mengecek dampak cafein dengan cara langsung. 

Bila tes tekanan darah tunjukkan 1/2 jam sesudah minum kopi, kenaikan 10 milimeter merkuri, itu bermakna cafein tingkatkan tekanan darah Anda. 

Tetapi, dianjurkan tidak untuk konsumsi lebih dari 200 mg / hari (jumlahnya yang umumnya diketemukan dalam dua cangkir kopi). 

8. Tingkatkan kondisi psikologis 
Kurangi kemelut dan desakan dengan cara menentramkan yang berlainan mempunyai dampak yang begitu positif untuk turunkan tekanan darah tinggi. 

9 - Kontrol reguler 
Kesadaran untuk turunkan tekanan darah dan seringkali bertandang ke dokter menolong menjumpai tekanan darah tinggi awal dan perawatan yang lebih baik buat mereka yang menanggung derita permasalahan. 

10. Obat-obatan yang sesuai dengan 
Terdapat beberapa type obat untuk turunkan tekanan darah. Dalam masalah simpel, ialah mungkin untuk merubah pola hidup saja, tapi makin jelek kondisinya, makin banyak obat yang diperlukan. 

Obat-obatan bisa berkisar dari satu obat satu hari sampai sebagian besar obat beberapa kali sehari. 

Proses sentral dimana obat penurun tekanan darah, pembuluh darah rileks , dan obat-obatan yang kurangi jumlahnya darah yang dipompa oleh jantung dan obat-obatan yang membantu kurangi volume darah. 

Previous Post
Next Post
Related Posts

0 comments: